Kebakaran Mall Nipah Makassar: Penyebab, Korban & Kondisi

Aditya Y PradhanaAditya Y Pradhana/
Kebakaran Mall Nipah Makassar Penyebab Korban  Kondisi
Kebakaran Mall Nipah Makassar Penyebab Korban Kondisi

Insiden kebakaran hebat melanda Mall Nipah, salah satu pusat perbelanjaan paling ikonik dan modern di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (9/8/2026) malam. Peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba ini memicu kepanikan luar biasa di kalangan pengunjung dan staf yang berada di dalam pusat perbelanjaan tersebut. Mengingat lokasi kejadian berada di area publik yang sangat padat, terutama menjelang jam tutup operasional, situasi sempat menjadi tidak terkendali sebelum petugas tiba di lokasi.

Kronologi Kejadian dan Situasi Mencekam di Lokasi

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian dan berbagai laporan warga, api terlihat menyala dengan hebat di bagian kiri gedung Mall Nipah. Asap hitam pekat membubung tinggi ke langit, yang dapat terlihat dengan jelas dari kejauhan di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo. Kondisi ini menyebabkan para pengunjung berhamburan keluar gedung melalui berbagai pintu akses untuk menyelamatkan diri, menciptakan suasana chaos di area parkir dan pintu masuk utama.

Situasi mencekam sempat terekam dalam berbagai unggahan video di media sosial yang kemudian menjadi viral. Dalam rekaman tersebut, terlihat kepanikan massa saat mencoba keluar dari gedung yang mulai dipenuhi asap. Laporan khusus menyebutkan bahwa titik api dan kepulan asap paling signifikan terlihat di lantai 3 dan lantai 4 mall tersebut. Pengunjung yang berada di lantai atas harus berjuang melawan kepulan asap tebal yang menyesakkan dada untuk mencapai tangga darurat, sementara alarm kebakaran berbunyi nyaring di seluruh penjuru gedung.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Fadli Wellang, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran dengan sangat cepat. Menyadari risiko besar mengingat skala bangunan Mall Nipah, ia segera menginstruksikan pengerahan armada secara maksimal. Untuk memastikan api tidak merambat ke seluruh bangunan dan mencegah terjadinya bencana yang lebih besar, sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian, didukung oleh personel yang sigap melakukan evakuasi.

Upaya Pemadaman dan Penanganan Darurat yang Intensif

Tim pemadam kebakaran bekerja keras melakukan lokalisasi api agar tidak meluas ke area tenant lainnya. Strategi pemadaman difokuskan pada pemutusan jalur api di lantai 3 dan 4. Berkat koordinasi yang cepat antara petugas Damkarmat dan tim keamanan internal Mall Nipah yang sudah terlatih dalam prosedur evakuasi, api dilaporkan dapat dikuasai dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar 15 hingga 20 menit setelah petugas tiba di lokasi.

Meskipun api utama telah padam, proses pendinginan (cooling) dilakukan secara intensif selama beberapa jam. Hal ini sangat krusial untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi (hotspot) di balik dinding atau plafon yang dapat memicu kebakaran susulan. Petugas menyisir setiap sudut area terdampak dengan alat deteksi panas untuk menjamin keamanan gedung sebelum dinyatakan aman bagi staf untuk masuk kembali.

Setelah upaya penanganan yang intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. Namun, sisa-sisa asap masih menyelimuti area gedung selama beberapa jam setelah kejadian, yang menyebabkan akses jalan di sekitar Mall Nipah, khususnya Jalan Urip Sumoharjo, sempat mengalami pengalihan arus lalu lintas untuk memberikan ruang bagi armada pemadam kebakaran yang masih bersiaga.

Dampak Insiden: Analisis Korban dan Kerugian Material

Kabar baiknya, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa mencekam ini. Namun, kebakaran tersebut menyebabkan dampak kesehatan serius bagi beberapa pengunjung yang terjebak dalam kepulan asap. Dilaporkan bahwa terdapat dua orang yang mengalami sesak napas akut akibat menghirup paparan asap tebal dan mengalami kondisi psikologis yang panik saat berusaha menyelamatkan diri dari lantai atas.

Selain sesak napas, sumber di lapangan menyebutkan bahwa kedua orang tersebut sempat pingsan di lokasi kejadian karena kekurangan oksigen dan syok. Petugas medis dan tim evakuasi segera memberikan pertolongan pertama di tempat dengan memberikan bantuan oksigen sebelum akhirnya membawa mereka ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Kecepatan tim medis dalam melakukan evakuasi menjadi faktor kunci dalam mencegah kondisi korban memburuk.

Dari sisi kerugian material, api dilaporkan menghanguskan sejumlah barang di area yang terdampak di lantai 3 dan 4. Beberapa barang milik staf toko, termasuk pakaian, perlengkapan kerja, dan beberapa furnitur kantor, turut terbakar. Namun, pihak pengelola mengonfirmasi bahwa sistem proteksi kebakaran gedung bekerja cukup baik sehingga api tidak sampai masuk ke dalam etalase utama toko-toko besar, sehingga kerugian barang dagangan dapat diminimalisir secara signifikan.

Analisis Mendalam Dugaan Penyebab Kebakaran

Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama tim investigasi dari Dinas Pemadam Kebakaran masih melakukan pendalaman melalui olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk menentukan penyebab pasti munculnya api. Namun, berdasarkan dugaan awal dan pemeriksaan sementara terhadap sisa-sisa material yang terbakar, kebakaran di Mal Nipah Makassar tersebut dipicu oleh adanya korsleting listrik.

Secara lebih spesifik, terdapat indikasi kuat bahwa arus pendek terjadi pada bagian neon box yang terpasang di eksterior gedung. Neon box merupakan perangkat elektrikal yang terpapar langsung oleh lingkungan luar. Korsleting pada perangkat seperti ini seringkali terjadi akibat beberapa faktor, antara lain:

  • Kerusakan Kabel: Kabel yang sudah tua atau terkelupas akibat gesekan atau serangan hama.
  • Paparan Cuaca: Rembesan air hujan yang masuk ke dalam sirkuit listrik neon box, menyebabkan hubungan arus pendek.
  • Beban Berlebih: Penggunaan daya yang tidak stabil pada instalasi reklame luar ruangan.

Percikan api yang muncul dari korsleting neon box tersebut kemudian menyambar material yang mudah terbakar di sekitarnya, yang kemudian merambat ke bagian dalam gedung melalui celah ventilasi atau struktur dinding, hingga mencapai lantai 3 dan 4.

Mengenal Mall Nipah: Ikon Lifestyle dan Bisnis di Makassar

Mall Nipah, atau yang lebih dikenal dengan nama Nipah Park, Office & Lifestyle, bukan sekadar pusat perbelanjaan biasa. Sebagai bagian dari ekosistem KALLA, mall ini mengusung konsep modern yang menggabungkan area perkantoran, gaya hidup, dan belanja dalam satu kawasan terpadu. Berlokasi strategis di Jl. Urip Sumoharjo No.23C, Panaikang, Kota Makassar, mall ini telah menjadi destinasi favorit warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Sulawesi Selatan.

Konsep open-air dan integrasi ruang hijau membuat Mall Nipah berbeda dari mall konvensional lainnya di Makassar. Fasilitas yang tersedia sangat beragam, menjadikannya pusat keramaian yang multifungsi. Beberapa fasilitas utama yang menjadi daya tarik meliputi:

  • NIPAH XXI: Bioskop modern dengan teknologi terbaru yang terletak di lantai 1, menjadi pusat hiburan film bagi kaum urban Makassar.
  • Ace Hardware: Gerai perlengkapan rumah tangga berskala besar yang terletak di lantai G, menyediakan berbagai kebutuhan gaya hidup.
  • Area Kuliner Terpadu: Berbagai tenant makanan dan minuman, mulai dari brand internasional hingga lokal, yang menawarkan konsep tempat makan terbuka (open-air) yang nyaman.
  • Integrated Office Space: Area perkantoran yang terintegrasi, memudahkan para pelaku bisnis untuk bekerja sambil tetap memiliki akses mudah ke fasilitas gaya hidup.

Pentingnya Audit Keselamatan Gedung Publik

Kejadian kebakaran di Mall Nipah ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengelola gedung publik berskala besar di Indonesia mengenai pentingnya audit sistem kelistrikan secara berkala. Risiko kebakaran akibat arus pendek listrik tetap menjadi salah satu ancaman terbesar bagi bangunan komersial.

Audit berkala seharusnya tidak hanya fokus pada instalasi di dalam ruangan, tetapi juga pada komponen elektrikal luar ruangan seperti papan reklame, neon box, dan lampu hias gedung yang seringkali terabaikan. Penggunaan material tahan api (fire-retardant) pada area luar gedung dan pemasangan sistem deteksi dini yang terhubung langsung dengan pusat pemadam kebakaran dapat menjadi langkah preventif yang efektif untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali di masa depan.

Sumber / Sources

Dapatkan Artikel Terbaru!

Berlangganan newsletter kami untuk mendapatkan tips dan insight menarik langsung ke inbox Anda.

Kami tidak akan pernah membagikan email Anda (No Spam).