Kepemimpinan dan Struktur Organisasi Kejaksaan Agung Republik Indonesia

Kepemimpinan dan Struktur Organisasi Kejaksaan Agung Republik Indonesia
Kepemimpinan dan Struktur Organisasi Kejaksaan Agung Republik Indonesia

Ringkasan

  • Jaksa Agung Republik Indonesia dipimpin oleh Prof. Dr. ST Burhanuddin, SH, MM, yang menekankan peran Kejaksaan sebagai "game changer" dalam supremasi hukum.
  • Struktur organisasi Kejaksaan Agung terdiri dari pimpinan tertinggi yang dibantu oleh berbagai bidang seperti Jampidum, Jampidsus, Jamdatun, Jamintel, dan Jamwas.
  • Terjadi pembaruan posisi strategis, termasuk pelantikan Dr. Kuntadi sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dan Dr. Leonardo Eben Ezer Simanjuntak sebagai Jampidum.

Peran dan Kedudukan Jaksa Agung

Jaksa Agung Republik Indonesia merupakan pejabat negara yang memegang tanggung jawab utama dalam memimpin serta mengendalikan pelaksanaan tugas dan wewenang Kejaksaan. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, pengangkatan dan pemberhentian Jaksa Agung dilakukan oleh Presiden.

Saat ini, posisi tersebut dijabat oleh Prof. Dr. ST Burhanuddin, SH, MM. Dalam berbagai kesempatan, Jaksa Agung menegaskan bahwa posisi Kejaksaan saat ini merupakan game changer dalam upaya mewujudkan supremasi hukum yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah.

Struktur Organisasi dan Bidang Kerja

Dalam menjalankan tugasnya, Jaksa Agung sebagai pimpinan tertinggi dibantu oleh berbagai bidang spesifik untuk memastikan penegakan hukum berjalan efektif. Struktur organisasi Kejaksaan Agung meliputi beberapa posisi kunci, di antaranya:

  • Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum): Saat ini dijabat oleh Dr. Leonardo Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H.
  • Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus): Posisi ini kini dijabat oleh Dr. Kuntadi, S.H., M.H., yang dilantik pada 29 April 2026 menggantikan Febrie Adriansyah.
  • Bidang Lainnya: Struktur organisasi juga mencakup Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Intelijen (Jamintel), serta Pengawasan (Jamwas), serta didukung oleh Badan tertentu.

Dinamika Kepemimpinan dan Operasional

Kejaksaan Agung terus melakukan penguatan organisasi melalui pelantikan pejabat di berbagai tingkatan. Jaksa Agung ST Burhanuddin baru-baru ini memimpin prosesi pengambilan sumpah jabatan bagi 15 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di seluruh Indonesia. Dalam arahan tersebut, Jaksa Agung meminta agar diberikan perhatian khusus terhadap setiap kasus besar yang ditangani.

Selain itu, pada 24 Juli 2026, Jaksa Agung juga memimpin pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) bagi enam pejabat Eselon I di lingkungan Kejaksaan Agung RI, termasuk Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum.

Di sisi operasional, Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) selaku penyidik telah menerbitkan surat edaran (SE) resmi. Instruksi tersebut ditujukan bagi seluruh jajaran korps adhyaksa di tingkat Kejaksaan Tinggi di seluruh Indonesia untuk menghentikan seluruh kegiatan pengumpulan data tertentu sesuai dengan arahan resmi yang berlaku.

Sumber / Sources

Solusi yang relevan

Service

Jasa Pembuatan Website

Pembuatan website custom yang cepat, modern, dan siap jualan.

Lihat Solusi →

Dapatkan Artikel Terbaru!

Berlangganan newsletter kami untuk mendapatkan tips dan insight menarik langsung ke inbox Anda.

Kami tidak akan pernah membagikan email Anda (No Spam).