Profil Agustiar Sabran: Gubernur Kalimantan Tengah 2025-2030

Aditya Y PradhanaAditya Y Pradhana/
Profil Agustiar Sabran: Gubernur Kalimantan Tengah Periode 2025-2030
Profil Agustiar Sabran: Gubernur Kalimantan Tengah Periode 2025-2030

Ringkasan

  • Agustiar Sabran menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Tengah sejak 20 Februari 2025 untuk periode 2025-2030.
  • Didampingi oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo, Agustiar sebelumnya merupakan anggota DPR RI periode 2019-2024.
  • Memiliki latar belakang sebagai pengusaha dan politisi, serta merupakan kakak kandung dari mantan Gubernur Sugianto Sabran.

Kepemimpinan Baru di Kalimantan Tengah

Provinsi Kalimantan Tengah kini memasuki era kepemimpinan baru di bawah kendali Agustiar Sabran, yang secara resmi menjabat sebagai Gubernur sejak 20 Februari 2025. Berdasarkan informasi dari Wikipedia, Agustiar Sabran lahir pada 17 Agustus 1972 dan dikenal luas sebagai sosok yang mampu mengintegrasikan dunia bisnis dengan dunia politik. Dalam menjalankan roda pemerintahan untuk periode 2025-2030, ia didampingi oleh Edy Pratowo sebagai Wakil Gubernur, membentuk duet kepemimpinan yang diharapkan mampu membawa kemajuan signifikan bagi wilayah tersebut.

Proses transisi kepemimpinan ini berlangsung secara formal melalui penandatanganan berita acara di ruang rapat paripurna DPRD Kalteng pada Sabtu malam, 8 Februari. Acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong serta Gubernur periode 2021-2024, Sugianto Sabran. Antara News mencatat bahwa Sugianto Sabran, yang merupakan adik kandung dari Agustiar Sabran, adalah gubernur sebelumnya, sehingga transisi ini juga menandai kesinambungan pengaruh keluarga Sabran dalam pembangunan Kalimantan Tengah.

Kompaspedia menekankan bahwa Agustiar Sabran adalah contoh figur politik yang menggabungkan latar belakang pengusaha dengan tradisi lokal. Pendekatan ini ia gunakan untuk memasuki pemerintahan dengan visi yang kuat dalam memperkuat pembangunan daerah, memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan selaras dengan pelestarian nilai-nilai budaya setempat.

Rekam Jejak Politik dan Profesional

Sebelum mengemban amanah sebagai kepala daerah, Agustiar Sabran telah memiliki fondasi pengalaman legislatif yang kuat di tingkat nasional. Wikipedia menyebutkan bahwa ia pernah menjabat sebagai anggota House of Representatives (DPR RI) mewakili provinsi Kalimantan Tengah untuk periode 2019 hingga 2024. Pengalaman di Senayan ini memberikannya perspektif luas mengenai kebijakan publik dan jaringan politik yang kuat, yang kini ia terapkan dalam mengelola pemerintahan provinsi.

Dalam masa jabatannya sebagai gubernur, Agustiar Sabran telah melakukan berbagai langkah strategis dalam penataan birokrasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Antara News melaporkan bahwa pada Kamis, 25 Juni 2026, Gubernur Agustiar Sabran melakukan perombakan susunan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Langkah ini mencakup pelantikan sejumlah kepala dinas dan pejabat pemprov lainnya guna memastikan bahwa orang-orang yang tepat berada di posisi yang tepat sesuai dengan visi pembangunan 2025-2030.

Selain penataan internal, ia juga aktif dalam melantik pemimpin daerah di tingkat kabupaten. Portal Setda Lamandau dan Portal Katingan mencatat bahwa pada Jumat malam, 10 Oktober 2025, di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran secara resmi melantik H. Shalahuddin dan Felix Sonadie Y. Tingan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara periode 2025-2030. Hal ini menunjukkan peran sentralnya dalam menjaga stabilitas kepemimpinan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Kepemimpinan Organisasi dan Kontribusi Nasional

Kapasitas kepemimpinan Agustiar Sabran tidak hanya terbatas pada ranah pemerintahan provinsi, tetapi juga meluas ke organisasi nasional dan keagamaan. Dalam bidang olahraga, Instagram @catur_naik_level melaporkan bahwa pada 13 April 2026, Agustiar Sabran resmi memimpin PB Percasi untuk periode 2026–2030. Sebagai Ketua Umum PB Percasi, ia berkomitmen untuk memperkuat prestasi catur Indonesia di kancah internasional.

Di bidang spiritual dan sosial, ia memegang peran penting dalam organisasi keagamaan. FAI UMPR melaporkan bahwa pada 13 November 2025, Gubernur Agustiar Sabran didaulat sebagai Ketua Umum PW DMI (Dewan Masjid Indonesia) Kalimantan Tengah periode 2025-2030. Keterlibatan ini mempertegas komitmennya dalam membina umat dan memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat.

Komitmennya terhadap pengabdian juga terlihat dalam pesan-pesannya kepada para pengurus organisasi. Melalui unggahan Instagram pada 21 November 2025, ia menekankan bahwa amanah yang diberikan harus dijadikan sebagai ladang pengabdian, bukan sekadar jabatan. Hal ini sejalan dengan laporan Instagram pada 15 Desember 2025 yang menggambarkan sosok Gubernur Kalteng yang terus bergerak memberikan pelayanan, membangun kolaborasi, dan mendorong kemajuan daerah melalui berbagai kegiatan lapangan.

Kegiatan Sosial, Keagamaan, dan Program Unggulan

Sebagai pemimpin daerah, Agustiar Sabran sangat aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan spiritual. Portal Berita Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat keterlibatan intensif gubernur bersama jajaran pemerintah provinsi yang beragama muslim, TNI/Polri, ASN, serta berbagai organisasi dalam berbagai kegiatan keagamaan untuk mempererat ukhuwah.

Salah satu momen penting yang terdokumentasi oleh Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah adalah pelaksanaan Salat Istisqa dan Doa Bersama pada Minggu pagi, 23 Agustus, di kawasan Bundaran Talawang, Kota Palangka Raya. Kegiatan yang dilakukan bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo dan berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan sisi humanis dan spiritualitas sang gubernur dalam menghadapi tantangan alam.

Dari sisi administratif dan pengawasan, laporan kinerja BPKP Kalteng Tahun 2025 menyebutkan adanya program-program unggulan yang diusung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 2025-2030. Program-program ini dirancang untuk memastikan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif, yang menjadi fondasi utama dalam mencapai target pembangunan daerah.

Selain itu, pada 22 Mei 2026, Biro Adpim Kalteng melaporkan bahwa Gubernur Agustiar Sabran melantik DAD (Dewan Adat Dayak) 8 Kabupaten/Kota dan BATAMAD 4 Kabupaten di Aula Jayang Tingang. Langkah ini menegaskan dukungannya terhadap pelestarian adat istiadat dan pengakuan terhadap peran lembaga adat dalam menjaga harmoni sosial di Kalimantan Tengah.

Kehidupan Pribadi

Di balik profil profesionalnya, Agustiar Sabran adalah seorang suami dari Aisyah Thisia. Kehidupan pribadinya sempat menjadi perhatian publik ketika Tribunnews melaporkan bahwa Aisyah Thisia menjadi sorotan terkait ucapan ulang tahun di tengah situasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di wilayah Kalimantan. Situasi tersebut saat itu berdampak serius pada kesehatan masyarakat akibat kabut asap dan mengancam kelancaran penerbangan di wilayah tersebut.

Meskipun sempat menghadapi tantangan dalam opini publik, Agustiar Sabran tetap fokus pada tanggung jawabnya sebagai kepala daerah. Dengan kombinasi pengalaman sebagai pengusaha, legislator nasional, dan pemimpin organisasi, ia kini mengarahkan seluruh energinya untuk membawa Kalimantan Tengah menuju periode pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan hingga tahun 2030.

Sumber / Sources

Solusi yang relevan

Service

Jasa Pembuatan Website

Pembuatan website custom yang cepat, modern, dan siap jualan.

Lihat Solusi →

Dapatkan Artikel Terbaru!

Berlangganan newsletter kami untuk mendapatkan tips dan insight menarik langsung ke inbox Anda.

Kami tidak akan pernah membagikan email Anda (No Spam).